Superwava's Blog

Resiko Pada Proyek Teknologi Informasi

Posted on: January 23, 2010

kemajuan dunia komputer dan telekomunikasi memaksa organisasi perusahaan untuk membangun berbagai fasilitas teknologi informasi sebagai tulang punggung perusahaan dalam mengembangkan sistem informasi perusahaan yang handal dan berkualitas. hal ini berdampak pada dilakukannya aktivitas proyek dalam pengembangan sistem dan teknologi informasi baik internal ( melibatkan dalam perusahaan terkait) maupun eksternal (melibatkan pihak luar perusahaan seperti rekanan, pemilik, pelanggan).

manajemen Proyek

secara definisi menajemen proyek adalah “penerapan pengetahuan, kompetensi, keahlian, peralatan dan metodologi dan teknik di dalam proses pengelolaan sebuah proyek sehingga dapat memenuhi kebutuhan dan harapan berbagai pihak yang berkepentingan (stakeholder) dari proyek tersebut.
sedangkan definisi dari proyek yaitu : “rangkaian usaha dalam jangka waktu tertentu yang bertujuan untuk menghasilkan sebuah produk atau jasa pelayanan unik tertentu, dilaksanakan oleh manusia dengan memanfaatkan berbagai sumber daya, melalui rangkaian proses perencanaan, eksekusi dan kontrol.
pemenuhan kepentingan itu biasanya berupa:

  1. Aspek aspek keseimbangan antara kualitas proyek yang diharapkan dengan keterbatasan dana dan waktu.
  2. Aspek aspek yang mempertemukan kebutuhan/keinginan dan harapan pihak yang terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung dalam proyek yang berbeda dan saling bertolak belakang.
  3. Aspek aspek mendefinisikan dan menentukan dengan jelas dan tegas hal hal yang diharapkan dan berlangsungnya sebuah proyek.

aspek manajemen proyek

merupakan aspek yang membahas tentang pengetahuan dasar yang harus diketahui oleh semua pihak yang berkepentingan dalam melaksanakan sebuah proyek yaitu: manajemen integrasi proyek, manajemen lingkup proyek, manajemen waktu proyek, manajemen biaya proyek, manajemen kualitas proyek, manajemen komunikasi proyek, manajemen kualitas, manajemen sumber daya manusia proyek, manajemen resiko dan manajemen pengadaan barang.

Integrated project management (IPM)

apa bedanya IPM dengan manajemen proyek biasa ?. Manajemen proyek merupakan rangkaian aktivitas waktu tertentu yang mengaplikasikan pengetahuan, keahlian, teknik dan peralatan demi tercapai tujuan dengan keterbatasan sumber daya yang ada. Namun yang sering terjadi, suksesnya sebuah proyek tidak sebanding dengan value atau nilai bagi perusahaan dimana proyek itu diadakan. banyak proyek pengembangan dan implementasi aplikasi (software) di perusahaan berhasil namun perusahaan merasa tidak mendapat manfaat yang ada dalam penerapannya. atau proyek pembangunan jaringan infrastruktur teknologi informasi yang sukses dikerjakan oleh sebuah tim yang dibentuk perusahaan, namun akan berakhir dengan kerusakan dan kadaluarsa sistem tersebut karena perusahaan tidak memiliki anggaran dan strategi untuk memelihara dan mengembangkannya.


img_3189Fase  Siklus Tahap IPM

  1. Tahap Pre-conditioning yaitu situasi sebelum sebuah proyek diresmikan pelaksanaannya.
  2. Tahap Project management yaitu ketika sebuah proyek secara resmi dimulai sampai selesai dilaksanakan.
  3. Tahap managing transition yaitu keadaan yang terjadi setelah sebuah proyek selesai dilaksanakan
  4. Tahap innovating continuously yaitu usaha perbaikan yang perlu dilakukan oleh organisasi pasca penyelenggaraan proyek dan transisi.

img_3191

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: